Minggu, 20 November 2016

Koperasi di Indonesia

Sejarah Koperasi Di Indonesia

Sejarah koperasi pada awalnya dimulai pada abad ke-20 . Pada umumnya sejarah koperasi dimulai dari hasil usaha kecil yang spontan dan dilakukan oleh rakyat kecil. Kemampuan ekonomi yang rendah mendorong para usaha kecil untuk terlepas dari penderitaan .Secara spontan mereka ingin merubah hidupnya.
Di Indonesia  ide - ide perkoperasian diperkenalkan oleh, R. Aria Wiraatmadja yang pada tahun 1896 yang mendirikan sebuah Bank untuk para Pegawai Negeri. Karena semangat yang tinggi perkoperasian pun selanjutnya diteruskan oleh De Wolffvan Westerrode.
Pada tahun 1908, Dr. Sutomo mendirikan Budi Utomo . Dr Sutomo sangat memiliki peranan bagi garakan koperasi untuk memperbaiki dan mensejahtrakan kehidupan rakyat.
Pada tahun 1915 dibuat peraturan-peraturan Verordening op de Cooperatieve Vereeniging dan pada tahun 1927 Regeling Inlandschhe Cooperatiev.
Pada tahun 1927 dibentuklah Serikat Dagang Islam. Dengan tujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi para pengusah-pengusaha pribumi. pada tahun 1929 berdiri Partai Nasional Indonesia yang memberikan dan memperjuangkan semangat untuk penyebaran koperasi di Indonesia.
Pada tahun 1942 negara Jepang menduduki Indonesia.Lalu jepang mendirikan koperasi yang diberi nama koperasi kumiyai.
Setelah bangsa Indonesia merdeka tanggal 12 Juli 1947. Gerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi pertama kalinya di Tasikmalaya.Hari itu kemudian ditetapkanlah sebagai Hari Koperasi Indonesia.
Kongres Koperasi pertama menghasilkan beberapa keputusan               :
                        1.            Mendirikan sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia [SOKRI]
                        2.            Menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi
                        3.            Menetapkan pada tanggal 12 Juli sebagai hari Koperasi
Pada tanggal 12 Juli 1953, mengadakan kembali Kongres Koperasi yang ke-2 di Bandung. Kongres koperasi ke -2 mengambil putusan :
1.    Membentuk Dewan Koperasi Indonesia [ Dekopin ]sebagai pengganti SOKRI
2.    Menetapkan pendidikan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah
3     Mengangkat Moh. Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia
4.    Segera akan dibuat undang-undang koperasi yang baru
Pelaksanaan program perkoperasian pemerintah mengadakan kebijakan :
                        1.         menggiatkan pembangunan organisasi perekonomian rakyat terutam koperasi
                        2.         memperluas pendidikan dan penerangan koperasi
                        3.         memberikan kredit kepada kaum produsen, baik di lapangan industri maupun pertanian yang bermodal kecil.

Ekonomi di Indonesia

Ekonomi di Indoneisa

Pengertian Ekonomi 

ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang cara orang-orang dan masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa menggunakan uang, dalam menggunakan sumber daya produksi yang terbatas tetapi dapat dipergunakan dalam berbagai cara untuk menghasilkan berbagai jenis komoditas dari waktu ke waktu dan mendistribusikannya untuk keperluan konsumsi saat ini atau di masa datang, kepada berbagai orang atau kelompok dalam masyarakat. (Paul A. Samuelson).

Indonesia adalah negara yang memiliki potensi ekonomi yang tinggi; potensi yang mulai diperhatikan dunia internasional. Indonesia - ekonomi terbesar di Asia Tenggara - memiliki sejumlah karakteristik yang menempatkan negara ini dalam posisi yang bagus untuk mengalami perkembangan ekonomi yang pesat. Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir ada dukungan kuat dari pemerintah pusat untuk mengekang ketergantungan Indonesia pada ekspor komoditas (mentah), sekaligus meningkatkan peran industri manufaktur dalam perekonomian. Pembangunan infrastruktur juga merupakan tujuan utama pemerintah, dan yang perlu menyebabkan efek multiplier dalam perekonomian.

Kembali ke dasar-dasarnya: apa yang menjelaskan pertumbuhan ekonomi makro Indonesia yang kuat?
Sumber daya alam/komoditas yang beragam dan melimpah
Populasi generasi muda, besar dan sedang berkembang
• Stabilitas politik (yang relatif)
Pengelolaan manajemen fiskal yang bijaksana sejak akhir tahun 1990-an
Lokasi yang strategis terhadap perekonomian raksasa Cina dan India
Upah tenaga kerja yang rendah
Indonesia adalah pasar berkembang, berarti ada banyak yang perlu dibangun/dikembangkan

Usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia, yang bersama-sama berkontribusi 99 persen dari jumlah total perusahaan yang aktif di Indonesia, tidak kalah pentingnya. Mereka menyumbang sekitar 60 persen dari PDB Indonesia dan menciptakan lapangan kerja untuk hampir 108 juta orang Indonesia. Ini berarti bahwa usaha mikro, kecil dan menengah merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia.
Ada tanda-tanda bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai mempercepat lagi setelah perlambatan ekonomi di tahun 2011-2015. Dengan demikian kita mungkin berada pada awal sebuah masa yang dicirikhaskan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Namun, juga harus digarisbawahi bahwa Indonesia adalah negara yang kompleks dan berisi risiko tertentu untuk investasi. Lagipula, dinamika dan konteks negara ini ikut membawa risiko. Untuk menyadari risiko yang terlibat kami menyarankan Anda untuk membaca bagian Risiko Investasi di Indonesia dan melacak perkembangan ekonomi, politik dan sosial terbaru di Indonesia melalui bagian Berita, bagian Bisnis dan bagian Keuangan.

Senin, 14 November 2016

Tugas Bahasa Indonesia : Ibu Pergi Ke Pasar

Nama Kelomok : Dito Haryo Yudanto  (2B216036)
                            Ilham Maulana          (2B215224)
                            Muhammad Afif F    (2B216035)
                            Nabil Hassan            (2B216026)


Ibu pergi ke pasar. Di pasar ibu membeli ayam karena ayah suka ayam.
 S     P        K            K       S        P        O      PEL    S      K     O

 setelah membeli ayam, ibu memasknya di rumah untuk di nikmati bersama.
               P           O     S          K            K                     P                        

Senin, 04 Mei 2015

Queue atau Antrian



Pengertian Queue

Queue (Antrian) adalah suatu kumpulan data yang mana penambahan data / elemen hanya dapat dilakukan pada sisi belakang sedangkan penghapusan / pengeluaran elemen dilakukan pada sisi depan.

Jenis struktur data antrian sering digunakan untuk menstimulasikan keadaan dunia nyata. Antrian banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misal : antrian registrasi mahasiswa, tiket kereta api dan lain-lain.


Queue atau antrian prinsip yang digunakan adalah “Masuk Pertama Keluar Pertama” atau FIFO (First In First Out).
Queue atau antrian banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, ex: antrian Mobil diloket Tol, Antrian mahasiswa Mendaftar, dll. Contoh lain dalam bidang komputer adalah pemakaian sistem komputer berbagi waktu(time-sharing computer system) dimana ada sejumlah pemakai yang akan menggunakan sistem tersebut secara serempak.

 Pada Queue atau antrian Terdapat satu buah pintu masuk di suatu ujung dan satu buah pintu keluar di ujung satunya dimana membutuhkan variabel Head dan Tail ( depan/front, belakang/rear).
Karakteristik Queue atau antrian :
1. elemen antrian
2. front (elemen terdepan antrian)
3. tail (elemen terakhir)
4. jumlah elemen pada antrian
5. status antrian Operasi pada Queue atau antrian

1. tambah(menambah item pada belakang antrian)
2. hapus (menghapus elemen depan dari antrian)
3. kosong( mendeteksi apakah pada antrian mengandung elemen atau tidak)

Operasi-operasi Queue :
 1. Create() Untuk menciptakan dan menginisialisasi Queue Dengan cara membuat Head dan Tail = -1

 2. IsEmpty() Untuk memeriksa apakah Antrian sudah penuh atau belum Dengan cara memeriksa nilai Tail, jika Tail = -1 maka empty Kita tidak memeriksa Head, karena Head adalah tanda untuk kepala antrian (elemen pertama dalam antrian) yang tidak akan berubah-ubah Pergerakan pada Antrian terjadi dengan penambahan elemen Antrian kebelakang, yaitu menggunakan nilai Tail.

 3. IsFull Untuk mengecek apakah Antrian sudah penuh atau belum Dengan cara mengecek nilai Tail, jika
Tail >= MAX-1 (karena MAX-1 adalah batas elemen array pada C) berarti sudah penuh

 4. Enqueue Untuk menambahkan elemen ke dalam Antrian, penambahan elemen selalu ditambahkan di elemen paling belakang Penambahan elemen selalu menggerakan variabel Tail dengan cara increment counter Tail terlebih dahulu

 5. Dequeue() Digunakan untuk menghapus elemen terdepan/pertama (head) dari Antrian Dengan cara menggeser semua elemen antrian kedepan dan mengurangi Tail dgn 1 Penggeseran dilakukan dengan menggunakan looping.

 6. Clear() Untuk menghapus elemen-elemen Antrian dengan cara membuat Tail dan Head = -1 Penghapusan elemen-elemen Antrian sebenarnya tidak menghapus arraynya, namun hanya mengeset indeks pengaksesan-nya ke nilai -1 sehingga elemen-elemen Antrian tidak lagi terbaca

 7. Tampil() Untuk menampilkan nilai-nilai elemen Antrian Menggunakan looping dari head s/d tail



Pada queue hanya terdapat satu pintu masuk di salah satu ujung dan satu pintu keluar diujung lainnya, maka ada pointer yang menunjuk pada first dan last.

Operasi penting dalam queue atau antrian adalah :

    Add yang berfungsi menambahkan sebuah elemen ke dalam antrian
    Delete yang berfungsi menghapus atau mengeluarkan elemen dari antrian

Sebagai contoh kita mempunyai antrian Q = [Q1, Q2, ….., Qn]

Maka Q1 adalah first, dan Qn adalah last.

Jika dilakukan prosedur add Qm maka Qm akan berada di belakang Qn

Dan jika dlakukan prosedur delete, maka Q1 akan keluar dari antrian.

Dalam bidang Ilmu Komputer, antrian atau queue banyak digunakan terutama dalam system operasi yang memerlukan manajemen sumber daya dan penjadwalan. Contohnya time-sharing computer-system dimana ada sejumlah pemakai yang akan menggunakan system tersebut secara serempak.

Didalam sebuah antrian, terdapat sebuah operasi bernama add_priority.

Dalam hal ini antrian tidak lagi menerapkan konsep antrian murni, namun menjadi antrian berprioritas. Dimana terdapat prioritas tertentu pada elemen, dan elemen yang baru ditambah tidak mesti berada di akhir.

Selasa, 06 Januari 2015

komponen dari Sistem Pada Museum Sejarah Jakarta


Nama Kelompok :

- Dito Haryo Yudanto
- Gema Wisnuwardana
- Ilham Maulana
- Indrako Simijaya
- M Afif Fadhlullah

Berikut ini kami akan membahas Komponen dan Elemen pada sistem yang berada di Museum Sejarah Jakarta. Yang terdiri dari : Tujuan, Masukan, Proses, Keluaran, Batas Sistem, Umpan balik dan,

1. Tujuan

Tujuan Merupakan sutu Sasaran yang ingin di Capai oleh Organisasi dari Fungsi perencanaan dengan melakukan sebuah sistem menajemen. Salah satu tujuan dari Museum Sejarah Jakarta yaitu, memberikan Layanan yang baik kepada setiap pengunjung yang datang. 

2. Input  

Input adalah semua data dan perintah yang dimasukkan ke dalam memori komputer untuk selanjutnya diproses lebih lanjut oleh prosesor.

Berikut ini Merupakan data Harian pengunjung museum sejarah jakarta yang akan di masukan datanya ke dalam proses. 

Gambar Format Laporan Harian Karcis yang nanti akan di Input kedalam Komputer


3. Proses 

Merupakan Serangkaian kegiatan yang saling berinteraksi yang mengubah Input menjadi Output.

Berikut ini merupakan conoth hasil inpot yang di proses kedalam komputer, dengan menggunakan Microsoft Office Excel 2010

                                       
 Gabar Proses Laporan dari harian Karcis selama satu minggu yang di Proses dengan Ms. Excel.

4. Output

Merupakan hasil yang di dapat setelah melakukan proses. Berikut ini merupakan output yang di dapat dari data yang telah kita proses tadi. dengan menggunakan Ms. Excel yang hasilnya berupa Grafik

Gambar Grafik Pengunjung museum Sejarah Jakarta yang di dapat dari hasil proses dengan Menggunakan Ms. Excel 

Gambar Grafik Total Penjualan Tiket yang di dapat dari proses dengan menggunakan Ms. Excel



5. Batasan

Merupakan Daerah yang membatasi suatu sistem dengan Keterkaitan sistem lainnya dan Membatasi lingkungan Luar dari sistem itu sendiri. dalam hal ini keterbatasan Pada Museum Sejarah Jakarta yaitu terjadi keterbatasan dana karena keterbatasan pengunjung yang datang ke wisata Museum Sejarah Jakarta. dengan hal ini Pihak Museum Membuat acara Event - Event dengan melibatkan pihak Sponsor. Agar nantinya Wisata Museum Sejarah jakarta ini akan Lebih menarik pengunjung datang ke museum sejarah jakarta. dan mendapatkan penghasilan yang lebih banyak. 

6. Umpan Balik 

Merupakan mekanisme pengaturan sebuah sistem yang diinginkan dengan hasil mendapatkan Keinginan yang telah kita kerjakan dari sutu Proses tersebut. Jadi kita membuat suatu proses dan kemudian kita mendapatakan hasil dari apa yang telah kita buat. di Museum sejarah jakarta, kita sangat memperhatikan fasilitas-fasilitas yang berada di museum sejarah Jakarta. dengan fasilitas yang baik. nantinya pengunjung juga akan lebih merasa nyaman berada di area Wisata Museum Sejarah Jakarta. Yang merupakan Umpan Balik dari Perbaikan Fasilitas di Museum Sejarah Jakarta. 

7. Lingkungan 

Lingkungan luar dari susatu sistem merupakan lingkungan yang berada di luar dari sistem. yang dapet mempengaruhi sebuah sistem itu sendiri. Apa bila kita bisa mengontrol lingkungan luar tersebut, maka lingkungan itu dapat menguntungkan untuk sistem yang kita buat. dan sebaliknya, apabila kita tidak bisa menjaga Lingkungan luar sistem itu, maka bisa merugikan sistem yang telah kita buat. Contoh dari lingkungan ini merupakan Pengunjung sebagi pihak luar. Apabila Pengunjung merasa puas dengan layanan yang kita berikan. Maka kita akan mendapatkan keuntungan yang tentunya lebih banyak.

Selasa, 11 November 2014

Komponen atau Elemen dari Sistem

Berikut beberapa Pengertian Sistem yang diambil dari berbagai sumber :

SISTEM

*Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.

*Sistem adalah sekumpulan unsur atau elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. Sebagai contoh, dalam sistem komputer terdapat software (perangkat lunak), hardware (perangkat keras), dan brainware (sumber daya manusia).

*Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain.

*Kesatuan gagasan yang terorganisir dan saling terikat satu sama lain.

*Kumpulan dari objek atau fenomena yang disatukan bersama untuk tujuan klasifikasi atau analisis.

*Adanya suatu kondisi harmonis dan interaksi yang teratur.

Jadi dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem adalah rangkaian dari dua atau lebih komponen-komponen yang saling berhubungan yang berinteraksi untuk mencapain suatu tujuan. S istem hampir selalu terdiri beberapa subsistem kecil, yang masing-masing melakukan fungsi khusus yang penting untuk mendukung bagi sistem yang lebih besar, tempat mereka berada.


Setiap sistem selalu terdiri atas empat elemen:

Objek, yang dapat berupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia dapat benda fisik, abstrak, ataupun keduanya sekaligus; tergantung kepada sifat sistem tersebut.
Atribut, yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.
Hubungan internal, di antara objek-objek di dalamnya.
Lingkungan, tempat di mana sistem berada.

Elemen sistem
Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut penjelasan mengenai elemen-elemen yang membentuk sebuah sistem:

1. Tujuan


Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.

2. Masukan


Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).

3. Proses


Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.

4. Keluaran




Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.

5. Batas


Yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. Sebagai contoh, tim sepakbola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah toko kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh, dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbasatan dana.

6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik


Mekanisme pengendalian (control mecanishm) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.

7. Lingkungan


Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.

Sumber :
· http://www.idafazz.com/pengertian-sistem.php
· http://blog.re.or.id/konsep-dasar-sistem-elemen-sistem.html
· http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem#Elemen_sistem
· http://kisaranku.blogspot.com/2010/10/pengertian-sistem-lengkap.html

· Sistem Informasi Akuntasi, Marshall B. Romney & Paul J. Steinbart

Kamis, 09 Oktober 2014

Sistem Informasi Manajemen

1.Pengertian Sistem

Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.


2. Pengertian Informasi

Informasi adalah sesuatu data yang sudah diolah atau di proses sehingga menjadi suatu bentuk yang memiliki arti bagi penerima informasi yang memiliki nilai bermanfaat.



3.Pengertian Manajemen

Manajemen adalah proses dengan mana pelaksanaan dari pada suatu tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi.


4.Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan dari manusia dan sumber daya modal didalam suatu organisasi yang bertanggung jawab mangumpulkan dan mengolah data untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkat manajemen didalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.

contoh kasus yang saya dapatkan di tempat magang pada departemen recruitment and training. karena saya ditugaskan untuk menerima,memilah cv yang di ajukan pelamar, maka saya membuat data atau informasi dengan memasukkan data pelamar yang di cantumkan dalam cv pelamar, dari informasi yang saya buat kemudian digunakan oleh bagian HRD dalam mengambil keputusan untuk mentraining beberapa pelamar yang dibutuhkan oleh perusahaan. dengan adanya sistem informasi lebih mempermudah bagian HRD untuk memilih para pelamar yang berpotensial bagi kelangsungan produktifitas perusahaan nantinya.

Sumber:- ANALISA SISTEM INFORMASI, Tata Sutabri,S. Kom., MM , Penerbit Andi
              - MANAJEMEN, Prof. Dr. J. Panglaykim, Drs. Hazil Tanzil , Penerbit Ghalia Indonesia